Anda Tidur Terlalu Lama, Ini yang akan Didapatkan

http://www.tempatsehat.com/2019/08/anda-tidur-terlalu-lama-ini-yang-akan.html
Anda Tidur Terlalu Lama, Ini yang akan Didapatkan sumber gambar (www.iradio.ie)

Berbaring dikasur yang empuk, pasti nikmat. Ditambah dengan Ac bersuhu dingin yang bisa membuat kita menjadi nyaman dan rasanya ingin mager dan tidur.

Namun jika kita tidur melebihi jam tidur normal yang direkomendasikan oleh para ahli, ternyata ada banyak bahaya yang bisa mengancam kita loh sobat sehat.

Karena setiap orang memiliki kebutuhan tidur yang berbeda-beda, tergantung pada usia, gaya hidup, aktivitas sehari-hari dan kondisi kesehatan. Pada umumnya waktu tidur ideal untuk orang dewasa adalah 7 sampai 9 jam perhari, sedang bagi usia lanjut (lansia) membutuhkan waktu tidur sekitar 7 sampai 8 jam perhari. Namun, kebutuhan tidur bisa berubah, tergantung seberapa baik kualitas tidur anda.

Secara umum, tidur adalah cara terbaik untuk bisa memulihkan tubuh agar kembali buga. Khususnya ketika tidur paa malam hari, agar bisa beraktivitas keesokkan harinya.

Kekurangan tidur bisa membuat kita sulit untuk berkonsentrasi, sulit berpikir, menurunkan analisis, menghambat kreativitas sampai bisa memicu datangnya penyakit-penyakit tertentu.

Kenapa bisa tidur terlalu lama?

Peneliti menjelaskan bahwa ada dua faktor yang menyebabkan kita tidur terlalu lama (terlalu lama disini adalah lebih dari 9 jam), yaitu karena depresi dan sosioekonomi rendah. Ini memberikan efek untuk kesehatan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Status sosioekonomi rendah atau orang yang kurang mampu, biasanya lebih memilih untuk tidak pergi kerumah sakit atau kedokter karena biaya yang mahal, jadi mereka cendrung untuk mengabaikan gejala-gejala yang menandakan penyakit yang serius, yang salah satunya mungkin karena penyebab tidur terlalu lama.

Pada dasarnya, waktu tidur juga tergantung pada usia dan tingkat aktivitas, kondisi tubuh dan gaya hidup. Bagi penderita hypersomnia, tidur terlalu lama bukan karena malas, namun merupakan gangguan medis.

Hypersomnia membuat orang perlu untuk tidur yang lama, yang tidak bisa digantikan dengan tidur siang. Jadi orang yang menderita hypersomnia butuh waktu yang lebih lama dibandingkan dengan orang normal.

Sleep apnea obstruktif, gangguan yang menyebabkan seseorang untuk berhenti bernafas sejenak saat tertidur. Juga membuat meningkatkan kebutuhan untuk tidur, ini disebabkan karena sleep apnea mengganggu siklus tidur normal.

Tai jangan risau, tentu saja tidak semua orang suka tidur dalam waktu yang lama memiliki gangguan tidur, mungkin penyebab dari terlalu lama tidur bisa karena zat-zat tertentu, seperti alkohol dan beberapa resep obat. Kondisi lainnya seperti depresi, bisa menyebabkan orang terlalu lama tidur.

Jika terjadi terus-menerus, bahaya tidur dalam waktu yang terlalu lama yang bisa dirasakan, antara lain :

  • Sakit kepala

Terlalu lama tidur pada siang hari sehingga sulit tidur pada malam hari, akan menimbulkan sakit kepala pada keesokkan harinnya. Karena tidur terlalu lama dapat memengaruhi kerja senyawa kimia diotak.

  • Diabetes

Tidur terlalu lama, bisa menyebabkan seseorang beresiko untuk mengidap penyakit gula darah atau diabetes. Jika sudah mengidap diabetes, tidur dalam waktu yang lama bisa memperparah penyakit diabetes tersebut.

Alih-alih tidur, coba untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan menyehatakan seperti lari atau berolahraga.

  • Obesitas

Obesitas (kegemukan) menjadi salah satu efek tidur terlalu lama yang akan dialami jika dibiasakan secara terus-menerus.

Memperlambat metabolisme tubuh jika tidur terlalu lama, sehingga lemak yang harusnya terbuang akan menumpuk dan akan meningkatkan berat badan secara drastis sampai melebihi ukuran ideal.

Tidur dalam waktu yang lama telah disebutkan dalam sebuah penelitian. Yang memiliki durasi tidur yang memilihi waktu normal beresiko mengalami obesotas 21 persen lebih tinggi ketimbang tidur dalam waktu yang normal.

  • Depresi

Dari hasil penelitian, bahwa tidur terlalu lama bisa berujung pada kondisi depresi pada pelakunya. Disebutkan bahwa sekitar 15 persen orang yang tidur melebihi waktu norma akan mengalami depresi.

Penelitian tersebut juga mengatakan jika tidak segera dihentikan, maka dikhawatirkan depresi yang dialai akan semakin parah.

  • Gangguan pada daya ingat

Manfaat dari tidur adalah meingkat fungsi otak, terutama yang berkaitan dengan kemampuan daya ingat. Namun tidak pada orang yang tidur terlalu lama, akibatnya ternyata justru membuat daya ingat akan menurun.

Melebihi durasi normal pada tidur, akan berdampak berbahaya, karena fungsi daripada sel-sel ptak akan terdegradasi, sehingga berdamak pada daya ingat yang melemah.

  • Serangan jantung

Jangan menganggap tidur dalam jangka waktu yang lama tidak berdampak negatif pada kesehatan. Faktanya, kebiasaan ini dapat berperan meningkatnya resiko penyakit mematikan yaitu serangan jantung loh sobat sehat.

Studi yang dilakukan melibatkan 72 ribu peserta wanita menemukan bahwa durasi tidur selama 9 sampai 11 jam setiap malam akan menyebabkan resiko penyakit serangan jantung koroner pada 38 persen dari total tersebut.

Tetapi korelasi antara akibat tidur terlalu lama dengan serangan jantung belum dapat diketahui secara pasti, namun ini bisa sebagai peringatan dini untuk lebih bisa mengatur jadwal tidur dan durasi tidur agar tidak berlebihan.

  • Nyeri pada unggung

Biasanya jika tidur terlalu lama, ketika bangun pasti akan terasa nyeri dipunggung. Karena nyeri dipunggung merupakan efek dari terlalu lama tidur, terlebih lagi jika kasurnya tidak terlalu mengakomodir tubuh dengan baik.

Sehingga kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, jadi sebisa mungkin untuk menghindarinya demi menjaga produktivitas. Jangan ragu untuk memeriksa diri ke dokter apabila sudah terlanjur mengalami nyeri pada punggung akibat tidur terlalu lama.

  • Meninggal dunia

Resiko lainnya disebabkan oleh tidur terlalu lama bisa sampai pada tahap peningkataan resiko kematian.

Sama seperti efek tidur dalam jangka waktu yang lama berupa sakit jantung, kolerasi antara keduanya belum diketahui secara pasti. Kuat dugaan bahwa ini terkait dengan rasa depresi yang juga diakibatkan oleh tidur yang lama.

  • Gangguan mental

Depresi dan insomnia memiliki hubunan yang erat, namun sebanyak 15 persen penderita depresi juga mengalami masalah tidur yang terlalu lama. Tidur terlalu lama sering terjadi pada penderita depresi dari usia dewasa muda atau mereka yang memiliki gangguan bipolar. Selain itu, tidur yang lama juga akan menggangu memori, kecemasan dan mudah lelah.

Penyebab tidur terlalu lama

Tidur merupakan aktivitas alamiah, tidur menjadi waktu yang tepat utnuk tubuh agar bisa beristirahat setelah seharian beraktivitas, jika diibarat dengan mesin, tubuh pun tidak bsa terus-terusan bekerja, karena bisa mengganggu kinerja tubuh. Tidur yang kurang berpotensi mengakibatkan tubuh mengalami masalah kesehatan, mulai dari lelah yang luar biasa, hilang konsentrasi, sulit berpikir, hingga terserang penyakit.

Tidur terlalu lama pun tidak bisa dikatakan baik untuk tubuh, dan efeknya pun sama dengan kurang tidur. Karena normalnya manusia membutuhkan 7 sampai 9 jam untuk tidur. Lebih dari itu, maka bisa dikatakan itu tidur yang terlalu lama.

Terlalu nyaman untuk terlelap di atas kasur yang empuk bisa saja menjadi penyebab tidur terlalu lama. Namun, tidur terlalu lama bisa menjadi pertanda ada yang salah pada diri anda, entah itu depresi, hypersomnia atau sleep apnea obstruktif.

Pentingnya memperhatikan kualitas tidur

Untuk bisa mendapatkan kualitas tidur yang sesungguhnya, mulai sekarang kualitas tidur anda harus diperbaiki. Tidur yang berkualitas belum tentu lama, sebalikny tidur yang terlalu lama belum berkualitas.

Ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kualitas tidur anda, sehingga bisa terhindar dari tidur dalam jangka waktu yang terlalu lama :

  • Membuat jadwal tidur

Tidur tepat waktu dan usahakan bangun sebelum terbitnya matahari.

  • Sering berolahraga

Olahraga bermanfaat dan dapat membantu memperbaiki pola tidur sehingga memperbaiki kualitas kesehatan secara keseluruhan.

  • jauhi kafein dan minuman berakohol

enam jam sebelum tidur sebaiknya hindarilah menginsumsi kafein. Selain kopi, kafein yang dihindari juga termasuk teh, soda dan coklat. Dan juga hindari minuman berakohol karena dapat menyebabkan anda terbangun pada tengah malam atau mengalami mimpi buruk saat tidur.

  • Buat suasana kamar tidur yang nyaman

Kandisi kamar bisa berpengaruh pada kualitas tidur. Coba mengatur kamar, mengatur suhu dan cahaya lampu tidur. Agar tetap nyaman, pastikan kasurnya juga nyaman. Alat elektronik, seperti telepon seluler, sebaiknya dimatikan 2 jam sebelum tidur, karena dapat menggangu jam tidur anda.

  • kurangi jam tidur siang

kelamaan tidur siang dapat mempengaruhi jam tidur malam, dengan membatasi jam tidur siang dapat membantu menjaga kualitas tidur pada malam hari.

  • Tenangkan pikiran

Agar mendapatkan tidur yang berkualitas, usahakan untuk selalu menenangkan pikiran. Hindari kebiasaan memikirkan hal-hal yang berat sebelum tidur.

Jika sering tidur dan sering terganggu dengan hal itu, lebih baik segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter untuk bisa mengetahui penyebabnya dan mendapatkan solusinya dan anda dapat terhindar dari berbagai penyakit akibat tidur terlalu lama.

Jika Anda sering tidur terlalu lama dan mulai terasa terganggu dengan kebiasaan itu, lebih baik segera berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan jalan keluar untuk mengatasinya, agar Anda bisa terhindar dari berbagai bahaya tidur terlalu lama.

Semoga bermanfaat ya sobat sehat.

Anda Tidur Terlalu Lama, Ini yang akan Didapatkan

Related Posts

Load comments

Comments