Mulai sekarang jauhilah rokok, ini beberapa racun yang terdapat didalamnya

Mulai sekarang jauhilah rokok, ini beberapa racun yang terdapat didalamnya
http://www.tempatsehat.com/2019/08/mulai-sekarang-jauhilah-rokok-ini.html
Mulai sekarang jauhilah rokok, ini beberapa racun yang terdapat didalamnya - sumber gambar (www.putermuter.com)


Untuk mengetahui seberapa bahaya kandungan rokok, bisa dilihat dari banyaknya senyawa yang terkandung di dalam asap rokok. Terdapa sekitar 5000 senyawa berbeda dan beberapa bersifat racun yang bahaya bagi tubuh, hanya dihasilkan oleh asap rokok saja.

Racun yang terdapat dalam kandungan berpotensi merusak sel-sel tubuh. Senyawa di dalam asap rokok bersifat karsinogenik alias pemicu penyakit kanker. Terdapa 250 jenis zat beracun pada rokok dan 70 jenis zat yang bersifat karsinogenik.

Kandunga ini berasal dari bahan baku utama rokok, yaitu tembakau. Bahan pewarna yang biasa di pakai untuk mempercantik tampilan rokok, dapat memperbesar potensi racun. Sifatnya memberi efek adiktif atau kecanduan.

Yang lain dan patut diperhatikan adalah kemampuan beberapa bahan kandungan yang mengubah sifat fisik dari asap rokok. Sehingga racun dan nikotin yang ada dalam tubuh seseorang menjadi lebih tinggi.

Kandungan rokok yang bersifat merusak


Sangat banyak kandungan yang terdapat pada rokok yang bisa merusak tubuh, di bawah ini adalah contohnya :

1. Karbon Monosida

Kandungan rokok yang merupakan gas beracun aalah karbon monoksida. Senyawa ini merupakan gas yang tidak memiliki bau atau rasa. Jika banyak terhirup, sel-sel darah merah akan lebih banyak berikatan dengan karbon monoksida di bandingkan dengan oksigen. Dan apabila fungsi jantung menurun dan fungsi otot menurun, hal ini bisa mengakibatkan kelelahan, lemas dan pusing.

Dalam kadar yang besar, bagi yang menghirupnya bisa mengalami koma atau bahkan bisa menyebabkan kematian. Penderita gangguan jantung, janin dan penyakit paru-paru menjadi kelompok yang paling rentan terhadap racun ini.

2. Nikotin

Nikton merupakan kandungan rokok yang paling sering disinggung-singgung. Karena nikotin memiliki efek candu seperti opium dan morfin. Nikotin juga merupakan perantara dalam sistem saraf otak, yang menyebabkan berbagai reaksi biokimia, termasuk efek yang menenangkan dan menyenangkan.

Nikotin yang terhisap akan diserap dan masuk kealiran darah, kemudian dapat merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak hormon adrenalin. Sehingga tekanan darah meningkat, denyut jantung dan pernafasan. Efek yang biasa muncul akibat paparan nikotin adalah muntah, kejang, dan penekanan ada sistem pusat saraf.

3. Tar

Tar sendiri bersifat karsinogenik yang terkandung pada rokok. Apabila terhirup oleh perokok akan mengendap di dalam paru-paru. Timbunan tar yang banyak bisa menyebabkan penyakit pada paru-aru, seperti gejala kanker paru-paru dan emfisema.

Tidak sampai disitu saja, tar akan masuk ke dalam peredaran darah dan meningkatkan resiko terjadinya diabetes, penyakit jantung hingga bisa menggangu kesuburan ( kemandulan ).

Tar dapat terlihat melalui noda kuning yang sering tertinggal di jari dan gigi. Karena bisa masuk langsung ke dalam mulut, zat yang berbahaya ini juga dapat mengakibatkan masalah pada gusi dan kanker mulut.

4. Hidrogen sianida

Senyawa racun lain yang menjadi bahan untuk membuat rokok adalah hidrogen sianida. Di beberapa negara pernah menggunakan senyawa jenis ini untuk melakukan hukuman mati pada narapida. Dan sekarang hidrogen sianida juga di gunakan dalam industri tekstil, plastik, kertas, dan cukup sering dipakai sebagai asap pembasmi hama-hama. Efek yang ditimbulkan oleh senyawa ini dapat melemahkan paru-paru, menyebabkan kelelahan, sakit kepala dan mual.

5. Benzena

Benzena sendiri merupakan residu dari pembakaran rokok. Paparan benzena dalam jangka waktu yang panjang ( setahun atau lebih ), dapat menurunkan jumlah sel-sel darah merah dan juga merusak sumsum tulang. Sehingga mengakibatkan meningkatnya resiko terjadinya anemia dan pendarahan. Selain itu, benzena juga akan merusak sel darah putih sehingga bisa menurunkan daya tahan tubuh, serta meningkatkan resiko leukimia.

6. Formaldehida

Formaldehida juga merupakan residu dari pembakaran rokok. Dalam jangka pendek saja bisa mengakibatkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggerokan. Dan dalam jangka panjang, formaldehida dapat meningkatkan resiko terkena kanker nasofaring.

7. Arsenik

Merupakan golongan pertama karsinogen. Paparan terhadap arsenik tingkat tinggi bisa mengakibatkan resiko penyakit kanker kulit, kanker paru-paru, kanker saluran kemih, kanker ginjal dan juga kanker hati. Arsenik sendiri terdapat dalam rokok melalui bahan pestisida yang digunakan oleh para petani tembakau.

8. Kadmium

40 hingga 60 persen dari kadmium yang terdapat dalam asap rokok, dan terserap masuk ke dalam paru-paru saat merokok. Kadar kadmium yang terlalu tinggi dalam tubuh dapat mengakibatkan timbulnya gangguan sensorik, muntah, diare, kejang-kejang, keram otot, gagal ginjal dan meningkatkan resiko penyakit kanker.

9. Amonia

Merupakan gas yang beracun, tidak berwarna namun begitu tajam baunya. Pada industri rokok, amonia biasa digunakan untuk meningkatkan dampak kecanduan pada nikotin. Dalam jangka pendek, terpapar amonia dapat mengakibatkan nafas pendek, sesak nafas, iritasi pada mata, dan sakit tenggorokan. Bila terpapar dalam jangka yang cukup panjang dapat mengakibatkan pneumonia dan kanker pada saluran tenggorokan.

10. Kromium

Kromium adalah zat kimia yang bisa dijumpai di cat atau logam. Jika masuk kedalam tubuh akan sangat berbahaya, kromium dapat merusak DNA seseorang. Yang lebih parahnya lagi ternyata kromium terdapat pada sebatang rokok. Jadi bisa dibayangkan begitu bahayanya bagi pecandu jika menghisap rokok jika terdapat zat tersebut.

11. Nitrogen oksida

Mampu menyebabkan peradangan paru-paru, jika hal ini sering terjadi, tentu dapat merusak paru-paru. Nitrogen oksida terdapat dalam sebatang rokok, maka dari itu rokok sangat berbahaya terhadap paru-paru.


1. Asem asetik, terdapat pada cairan pembersih lantai, dan juga terdapat pada sebatang rokok.

2. Naptalin, bola-bola pewangi pakaian seperti kapur barus mengandung zat yang beracun naptalin. Dan ini terdapat juga pada rokok, Ngeri ya.

3. Asentanisol, parfum mengandung zat kimia asentanisol. Dan dimana lagi zat ini ada? Ya. Pada sebatang rokok.

4. Aseton, kita mengenalnya sebagai cairan penghilang kuteks.

5. Sodium hidroksida, bagi yang pernah menghilangkan bulu ketek dan bulu kaki, pasti mengalami panas dan perih, Pada rokok pun tertanam juga zat ini.

6. Formalin, bahan yang banyak digunakan sebagai pengawet, seperti mengawetkan kodok, kupu-kupu, serangga yang sering dijadikan koleksi, bahkan juga ada di gunakan untuk mengawetkan mayat. Dan ini terdapat pada rokok yang kalian hisap, coba bayangkan bahaya yang mengancam tubuh anda jika sering merokok. 

7. Genarol, zat mematikan dan zat aktif dalam pestisida, zat yang mengerikan ini terkandung juga di dalam rokok.

8. Hidrasin, persamaan antara pesawat dan rokok adalah sama-sama mengandung hidrasin.

9. Cinnamalde hyde, mengapa anjing dan kucing tidak meroko, selain mereka adalah hewan. Juga cinnamalde hyde bahan yang digunakan untuk racun anjing dan kucing.

10. Urea, adalah zat yang terdapat air seni, yang berguna untuk tinta, cat, pupuk, dan banyak lagi yang lain.

Maka dari itu, jauhkan rokok mulai sekarang. Agar tubuh tetap sehat dan jauh dari penyakit.

Related Posts

Load comments

Comments