Ayo jalan Kaki
http://www.tempatsehat.com/2019/09/ayo-jalan-kaki.html
Ayo jalan Kaki - sumber gambar (liputan6.com)

Berjalan kaki merupakan olahraga yang murah dan ringan dan banyak memberikan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. Dengan berjalan kaki bisa mengurangi stres, menurunkan berat badan, mencegah diabetes dan bisa mengurangi resiko penyakit kanker.
Jangan malas atau takut kelelahan untuk berolahraga. Jika mengalami masalah dengan lutut dan kaki, jangan jadi halangan untuk tidak berolahraga.

Faktanya, dengan berjalan kaki sudah termasuk olahraga yang ringan yang bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Bahkan tanpa disadari sebenarnya hampir setiap hari selalu berjalan kaki. Namun, manfaat jalan kaki tidak sesederhana kelihatannya, kamu bisa mendapatkan segudang keuntungan dari berjalan kaki selama 30 menit dalam sehari.

Banyak sekali pakar kesehatan diberbagai negara yang menganjurkan untuk berjalan kaki sebagai alternatif untuk menjaga kesehatan.

Baik untuk kesehatan jantung dan menurunkan kolestrol

Berjalan kaki memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan jantung. Karena dengan berjalan kaki dapat meningkatkan denyut jantung, meningkatkan sirkulasi darah didalam tubuh dan memperkuat jantung.

Tidak hanya itu, jalan kaki dengan teratur bisa menurunkan kolestrol, gula darah dan tekanan darah. Tetapi, jika memiliki masalah dengan jantung, alangkah baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter, hal ini bertujuan untuk dapat mengetahui kapasitas dan kekuatan tubuh sendiri.

  • Mencegah diabetes tipe-2.

Selain penyakit jantung, resiko penyakit lain seperti diabetes tipe-2 juga bisa turun hingga 30 persen, dengan berjalan kaki 30 menit  dalam sehari. Berjalan kaki, dapat memicu otot untuk bekerja lebih sehingga kemampuan untuk menyerap glukosa meningkat.
  • Menurunkan berat badan

Berjalan cepat selama 30 menit dapat membakar setidaknya 150 kalori perhari. Semakin cepat langkah kaki, maka semakin banyak pula kalori yang terbakar. Tetapi, berjalan kaki saja tidaklah cukup, harus di tunjang dengan pola makan yang sehat.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Kurang berolahraga bisa membuat tubuh mudah terserang penyakit. Jadi sebisa mungkin sempatkalah untuk berjalan kaki selama 30 menit, karena jalan kaki dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang berguna untuk melawan infeksi.
  • Mengurangi stres

Rutin berjalan kaki dapat mengurangi dan mencegah stres. Ketika berjalan kaki atau melakukan aktivitas fisik lainnya tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang membuat diri merasa lebih baik, mengurangi rasa cemas, serta depresi. Jalan kaki juga bisa memperbaiki mood dan membuat tidur jadi semakin nyenyak.
  • Mencegah osteoporosis

Osteoporosis disebabkan karena adanya penipisan tulang sehingga membuat tulang menjadi keropos, rapuh dan rentan patah. Jadi dengan berjalan kaki anda dapat membangun dan mempertahankan kesehatan tulang agar terhindar dari osteoporosis.
  • Memperbaiki postur tubuh

Jalan kaki juga bermanfaat untuk memperbaiki postur tubuh. Selain melatih otot kaki, jalan kaki juga melatih otot lainnya seperti paha, perut, tangan dan punggung. Dengan berjalan kaki, juga dapat menghindari dari postur yang bungkuk.
  • Meningkatkan energi

Sebagian orang beranggapan olahraga hanya aktivitas yang menguras energi. Padahal aktivitas olahraga terdapat manfaat yang bisa didapatkan, seperti pendongkrak energi. Hal ini dikarenakan, dengan berolahraga dapat memompa darah secara lancar ke seluruh tubuh dan sekaligus memberikan tambahan suplai energi.
  • Meningkatkan kinerja otak

Selain berguna untuk meningkatkan fungsi gerak tubuh, manfaat lain dari jalan kaki ternyata dapat memberikan pengaruh baik bagi otak. Mereka yang rutin berjalan kaki terbukti tidak mudah pikun. Karena saat berjalan kaki-ukuran hippocampus-bagian otak yang berhubunan dengan daya ingat akan menjadi lebih besar dan rileks.
  • Mengurangi gejala varises

Pembengkakan pembuluh darah vena di sekitar area kaki dan dengan bertambahnya usia merupakan penyebab varises. Dengan berjalan kaki selama 30 menit setiap harinya, bisa mengurangi dan mencegah terjadinya varises.
  • Menurunkan resiko penyakit kronis

Manfaat dari berjalan kaki bisa menurunkan tekanan darah dan mengurangi resiko stroke sebesar 20 sampai 40 persen. Selain itu, berjalan kaki selama 30 menit sehari memiliki resiko penyakit kardiovaskular 30 persen lebih rendah.
  • Menurnkan resiko demesia

Manfaat berikutnya dari berjalan kaki adalah dapat menurunkan resiko demensia. Baik jalan cepat maupun santai, bisa dilakukan dengan rutin agar dapat membuat aliran darah ke otak menjadi lancar, menurunkan resikp penyakit pembuluh darah dan menjaga fungsi otak di usia tua.
  • Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Kebiasaan buruk yang sering dilakukan banyak orang adalah tidak melakukan aktivitas apapun usai mengonsumsi makanan berat. Berdiam diri usai makan beresiko mengganggu kinerja sistem pencernaan.

Supaya sistem pencernaan dapat bekerja dengan maksimal, yang anda perlukan hanya berjalan kaki kurang lebih selama 30 menit. Manfaat berjalan kaki sehabis makan adalah untuk menjaga kadar gula tetap stabil.
  • Lebih kreatif

sebuah penelitian tahun 2014 di Journal of Experimental Psychology, Learning, Memory and Cognition, menunjukkan bahwa berjalan kaki dapat memicu kreativitas. Oleh sebab itumempraktikkan setiap hari tentu bisa menjadi terapi berpikir kreatif.


Di pagi hari kurangi untuk tidak mengendarai kendaraan pribadi, biasakan untuk berjalan kaki, berjalan kaki dipagi hari akan jauh lebih baik karena jauh lebih menyehatkan karena sinar matahari pagi menjadi salah satu sumber vitamin D terbaik untuk tubuh.
  • Menyehatkan jantung

Sejauh ini banyak penelitian yang menunjukkan bahwa olahraga jalan kaki memiliki segudang manfaat  bagi jantung. Salah satu diantaranya ditahun 2013 di mana para penelitian dari Carlifornia mengumpulkan sebanyak 33.060 pelari dan 15.045 pejalan kaki untuk melakukan penelitian.

Selama enam tahun para peneliti menemukan bahwa berlari atau hanya sekedar berjalan kaki secara rutin sama-sama dapat mengurangi resiko terkena serangan jantung, stroke, kolestrol dan juga diabetes.
  • Mengurangi nyeri pinggang

Yang paling sederhana dan sangat sering dianjurkan oleh dokter untuk mengurangi nyeri sendi adalah berjalan kaki. Pertanyaan ini diperkuat dengan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Michal Katz-Leurer dari Tel Aviv University.

Penelitian ini melibatkan 52 orang yang berusia antara 18 tahun sampai 65 tahun yang mengalami nyeri pinggang. Dan dilakukan dua tes penyembuhan dimana tes pertama menggunakan tes klinik, sementara yang kedua diterapi dengan berjalan kaki.

Yang sangat mengejutkan adalah bahwa hasil dari pengobatan nyeri pinggang melalui olahraga berjalan kaki memiliki hasil yang efektif bila dibandingkan dengan proses pengobatan yang dilakukan di klinik.

Mempersiapkan diri sebelum olahraga
Setelah mengetahui banyak manfaat berjalan kaki, hal penting yang perlu diperhatikan adalah meminimalisir resiko terjadinya cedera saat berolahraga. Berikut beberapa hal yang diperhatikan sebelum berolahraga :

  •           Melakukan pemanasan

Sebelum jalan pagi atau berolahraga, lakukan pemanasan terlebh dahulu setidaknya 5 sampai 10 menit. Pemanasan berguna untuk mempersiapkan tubuh untuk melakukan aktivitas serta menghindari dari terjadinya cedera.
  •           Pendinginan

Berjalankaki cepat dan sudah mendekati waktu akhir, kurangilah kecepatan dengan berjalan santai. Jalan santai dapat dilakukan selama 5 sampai 10 menit untuk mendinginkan otot-otot yang panas.
  • Peregangan

Seusai melakukan pendinginan, selanjutnya lakukan peregangan. Jika memilih untuk melakukan peregangan sebelum berjalan cepat, pastikan untuk jangan lupa melakukan pemanasan terlebih dahulu.


Related Posts

Load comments

Comments